Kamis, 26 Februari 2015
Kamis, 12 Februari 2015
Selasa, 10 Februari 2015
Me Time...
So bored with this drawing...arrgghhh...But..in fact...I love it so much...hiihihiihihih
Breaking theBored..its call...hhahahha
I painted and took some picture of the "Orange"..look better..maybe
First photo...too muchpore...hohohoho
Twin...
"Orange" Fisheye...hhhmmm
And this one?? It just always makes me smile....
Thanks orange..for breaking the bored at office..hehehe
Kamis, 29 Januari 2015
Chrisye - Untukku
Kemana langkahku pergi
Slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti
Saat lautan kau sebrangi
Janganlah ragu bersauh
Ku percaya hati kecilku
Kau takkan berpaling
Reff:
Walau keujung dunia, pasti akan kunanti
Meski ke tujuh samudra, pasti ku kan menunggu
Karena ku yakin, Kau hanya untukku
Kemana langkahku pergi
Slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti
Pandanglah bintang berpijar
Kau tak pernah tersembunyi
Dimana engkau berada
Disana cintaku
*kembali ke Reff
(Duet):Walau ke ujung dunia
Pasti akan kunanti
Meski ketujuh samudra
Pasti ku kan menunggu (3x)
Karena ku yakin, kau hanya untukku
Karena ku yakin, kau hanya untukku
Hanya untukku
Slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti
Saat lautan kau sebrangi
Janganlah ragu bersauh
Ku percaya hati kecilku
Kau takkan berpaling
Reff:
Walau keujung dunia, pasti akan kunanti
Meski ke tujuh samudra, pasti ku kan menunggu
Karena ku yakin, Kau hanya untukku
Kemana langkahku pergi
Slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti
Pandanglah bintang berpijar
Kau tak pernah tersembunyi
Dimana engkau berada
Disana cintaku
*kembali ke Reff
(Duet):Walau ke ujung dunia
Pasti akan kunanti
Meski ketujuh samudra
Pasti ku kan menunggu (3x)
Karena ku yakin, kau hanya untukku
Karena ku yakin, kau hanya untukku
Hanya untukku
Jumat, 09 Januari 2015
Yup thats right :)
...ketika lo nggak punya chemistry dengan seseorang, nggak peduli menyenangkannya orang tersebut -
You just can't make it to the next level...
Kamis, 08 Januari 2015
Rossa feat Afgan - Kamu yang Kutunggu
Rossa feat Afgan - Kamu yang Kutunggu
Telah ku temukan, yang aku impikan
Kamu yang sempurna
Segala kekurangan, semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati tak ku temukan
Darimu aku bisa merasakan
Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu (kamu) dikirim Tuhan untuk melengkapiku tuk jaga hatiku
Kamu (kamu) hasrat terindah untuk cintaku
Takkan cemas ku percaya kamu
Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata.. kamu yang ku tunggu
Segala kekurangan, semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati tak ku temukan
Darimu aku bisa merasakan
Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu dikirim Tuhan untuk melengkapiku..tuk jaga hatiku
Kamu hasrat terindah untuk cintaku
Takkan cemas ku percaya kamu
Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata, ternyata..wohoooo
Ternyata, ternyata
Ternyata....kamu yang ku tunggu
Telah ku temukan, yang aku impikan
Kamu yang sempurna
Segala kekurangan, semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati tak ku temukan
Darimu aku bisa merasakan
Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu (kamu) dikirim Tuhan untuk melengkapiku tuk jaga hatiku
Kamu (kamu) hasrat terindah untuk cintaku
Takkan cemas ku percaya kamu
Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata.. kamu yang ku tunggu
Segala kekurangan, semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati tak ku temukan
Darimu aku bisa merasakan
Kesungguhan hati cinta yang sejati
Kamu dikirim Tuhan untuk melengkapiku..tuk jaga hatiku
Kamu hasrat terindah untuk cintaku
Takkan cemas ku percaya kamu
Karena kau jaga tulus cintamu
Ternyata, ternyata..wohoooo
Ternyata, ternyata
Ternyata....kamu yang ku tunggu
Kamis, 20 November 2014
SYUKUR
Semakin dewasa makin banyak yang kita pelajari..Namun selagi ada yang kita pelajari kadang ada pula yang kita lupakan. Untuk mengembalikannya kita perlu menjadi anak-anak. Namun kita tak bisa kembali ke masa kanak-kanak bukan?
Maka belajarlah pada anak-anak. Ada kalanya untuk memahami sesuatu kita perlu menyederhanakan pemikiran.
Seperti sederhananya pikiran kita saat masih anak-anak.
Setelah kita tumbuh dewasa, kita mengerti tentang cantik, tampan, keren & image-image unggulan yang banyak kita lihat dalam pergaulan. Tanpa disadari kerap kali kita menjadi lebih awas dengan penampilan yang kita miliki.
Bahkan beberapa di antaranya jadi jatuh tak percaya diri.
Ada beberapa penyesalan setelah pertumbuhan. Tak puas dengan bentuk alis, bentuk tubuh, warna kulit dan sebagainya.
Banyak orang dewasa yang menyadari apa yang menjadi kekurangan mereka. Andai mereka bisa maka mereka ingin mengubahnya.
Dalam berteman pun kadang seperti itu, kita selalu saja membandingkan orang lain tanpa kita berpikir apakah kita terlalu sempurna sampai bisa melakukan seperti itu..atau kadang kita menuntut sesorang seperti ingin kita..hhhmmm…(menegur diri sendiri)
Namun lain haknya saat yang ditanyai adalah anak-anak. Mereka merasa semua yang mereka miliki pada tubuh mereka itu sudah keren dan cukup. Andai bisa mengubahnya, mereka lebih memilih untuk menambahkan hal-hal yang sifatnya imajinatif seperti bisa berlari lebih cepat, bisa terbanga dan sebagainya. Bahkan ada yang merasa tak ada yang harus diubah dari peampilan itu.
Dalam bertemanpun mereka seperti itu, takkan memilih apakah ingin teman yang kaya, takkan membandingkan temannya dengan yang lain tentang tampangnya, suaranya, atau sesuatau yang sempurna lainnya, mereka menerima apa adanya karena yang ada dipikiran mereka yang penting adalah nyaman dalam bermain. (^_____^)
Pemikiran mereka mungkin nampak sederhana. Namun pada dasarnya memang hal inilah yang membuat mereka bisa bersyukur dan hidup dengan attitude yang lebih sederhana. Menjaga dan mengembangkan apa yang dimiliki, bukan menyesali dan mengubah untuk mencapai sebuah kesempurnaan…Yes, that’s right.
Saat kita sudah bisa memelik ketidaksempurnaan yang kita miliki, menerima dengan tulus, maka saat itulah sedikit demi sedikit kesempurnaan terbaik akan terbentuk…
Karena itu…Belajarlah pada anak-anak tentang rasa Syukur…
Langganan:
Postingan (Atom)





